ANNI RAHAYUNINGSIH, NAMAKU
Dalam sebuah
nama pasti mengandung sebuah arti. Terkadang nama juga merupakan sebuah doa
dari si pemberi nama. Ketika menanyakan makna dari nama Anni Rahayuningsih
kepada orang tua saya, mereka menjawab bahwa tidak ada artian khusus dalam nama
saya. Namun nama belakang saya, Rahayuningsih terkait dengan nama rumah sakit
bersalin tempat saya dilahirkan. Rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit
Bersalin Mardi Rahayu.
Awal mulanya
orang tua saya memiliki beberapa pilihan nama antara lain: Nur Khasanah,
Istiqomah, Puji Rahayu, dan Mardiana. Namun akhirnya mereka memutuskan memilih
nama Anni Rahayuningsih karena nama-nama tersebut telah dipakai oleh nama
tetangga saya. Nama saya jelas sekali menggunakan dua huruf n pada nama depan,
Anni. Saya tidak suka jika ada yang menuliskan nama depan saya hanya dengan
satu n. Karena Anni dan Ani berbeda. Saya juga lebih suka orang menyebut nama
akriran saya ningsih ketimbang ningsih (baca dengan logat jawa, sehingga
menjadi ningseh).
Ketika duduk
di bangku Sekolah Dasar saya pernah mendapati nama saya pada salah satu buku
pelajaran. Nama Ani biasanya bersandingan dengan nama Budi. Menyebalkan L. Saya terkadang diejek
oleh teman. Bicara masalah ejek mengejek. Selain hal tersebut, hingga sekarang teman-teman
saya pernah mengejek saya dengan memanggil ani-ani pemotong padi, aniiiiii
aaaaniiiii (ala Rhoma Irama sedang menyanyi), dan Rahayu menjadi Rak Ayu (tidak cantik).
Sebenarnya saya lebih menghargai mereka yang memanggil saya dengan sebutan An,
Ni, Tol, Anthol, Dek Anni, Mbak Anni, Tante Anni. Lhooo.. Tante??? Iya, saya
sudah punya seorang ponakan bernama Maliha Sofiani. Dan yang saya izinkan
memanggil saya tante hanya ponakan saya saja.
Sampai usia
saya yang menginjak 21 tahun ini saya telah bertemu dengan orang-orang yang
bernama Ani, untunglah nama mereka hanya mengunakan satu n. Ketika SMP ada
teman saya bernama Ani Rahayu. Haaaa... mirip banget sama namaku. Tapi untung
lagi tidak ada Ningsih dan kami tidak pernah satu kelas. Saat SMA saya punya
teman bernama Ani Cristya. Dan ketika kuliah saya satu jurusan dengan Ani Vivi
Sri Rejeki.
Ketika saya
SMA, tepatnya ketika try out dan UAN merupakan saat-saat yang tidak
mengenakkan. Bagaimana tidak, nama saya terdiri dari 17 karakter huruf A N N I
R A H A Y U N I N G S I H. Saya cukup memakan banyak waktu untuk menebali
bulatan-bulatan di kolom identitas pada lembar dengan pensil 2B. Sedangkan
teman samping saya tidak ada 10 karakter huruf. Cukup capek juga baru memulai
menebali nama saya. Ketika teman saya sudah memulai mengerjakan soal, saya
masih berkutat dengan kolom identitas. Walhasil, waktu berpikir untuk
mengerjakan soal-soal jadi berkurang.
Kembali lagi
dengan nama saya, Anni Rahayuningsih. Anni merupakan nama yang mudah disebut
dan mudah diingat, tapi masih saja ada yang salah memanggil saya. Suatu ketika
dosen saya memanggil nama saya Anisa, Amelia, dan Aulia. Kesalahan tidak hanya
dilakukan dosen saya yang salah menyebut, namun pihak kelurahan pun salah menuliskan
nama saya. Jelas-jelas di akte kelahiran saya tertulis “ANNI RAHAYUNINGSIH”
hanya ada satu spasi. Namun ketika KTP saya sudah jadi tertulis “ANNI RAHAYU
NINGSIH” dengan dua spasi sehingga nama saya menjadi tiga bagian “ANNI”,
“RAHAYU” DAN “NINGSIH”. Kesalahan tersebut mengakibatkan kartu-kartu yang lain
ikut salah. Mulai dari kartu Perpustakaan, kartu SIM, hingga kartu ATM.
Beda di KTP
beda lagi ceritanya di social media.
Di social media twitter, nama saya menjadi
sedikit alay. Follow @annirahaha. Di Facebook nama saya nama asli tentunya Anni Rahayuningsih. Sedang nama blog saya annirahayuningsih.blogspot.com ini.
Sekian cerita
saya mengenai nama saya, Anni Rahayuningsih. Terimakasih sudah membaca :-)
kalo nama ani selalu bersanding dengan nama budi
BalasHapusjangan2 jodohmu namanya budi sob
hihihi :D
Hahahaha... di Indonesia nama Ani atau Budi itu banyak sekali sob :v
BalasHapushahah
BalasHapuseheh pak budi dan bu ani nanti kalo punya anak namanya
BudiAni :D