Jumat, 21 Februari 2014

WATERFALL AT GONOHARJO HOT SPRING WATER




WATERFALL AT GONOHARJO HOT SPRING WATER

Bersama kedua orang sahabatku Ratna dan Marya, aku pergi ke Gonoharjo Hot Spring Water (Sumber Air Panas Gonoharjo). Pagi itu tanggal 13 Agustus 2013 kami melakukan perjalanan sekitar 10 menit dari Boja ke tempat wisata Gonoharjo Hot Spring Water atau yang biasa diisebut Ngimut yang berlokasi di desa Gonoharjo, kecamatan Limbangan, kabupaten Kendal.
Sesampainya di parkiran kami langsung menju loket dekat area masuk. Harga tiket masuk Rp.5000/orang (kalau nggak salah inget). Baru masuk saja sudah menuruni tangga, disambut pepohonan rindang. Tak sabar rasanya melihat air terjun.
Sampai di air terjun yang pertama agak kurang excited, bagus sih... tapi yang ada di benakku itu air terjun yang tinggi. Lha ini kok cuma 1-2 meter tingginya, air jernihnya mengalir melewati bebatuan di sungai. Kata Ratna masih ada dua lagi An, ayo lanjut lagi. Wah.. penasaran nih, berharap semoga lebih tinggi lagi air terjunnya (dalam hati). 

Sahabatku Ratna dan Marya di Air Terjun Pertama Limut

Perut keroncongan ini minta diisi, kami memutuskan untuk makan di salah satu warung. Lalu berjalan sedikit terlihat kolam air panas, tapi tujuan kami kan air terjun. Jadi kami lanjut jalan lagi.
Kali ini kita berjalan cukup jauh, naik dan turun. Pepohonan di kanan-kiri, udara segar, alamnya masih hijau. Sayang sekali tempat sebagus ini malah tercemar oleh ABG yang pacaran dengan bermesraan di tempat umum seperti ini. Setelah menyeberangi sungai penuh dengan batu, nah... sampai di air terjun yang ke-2. Jeng..jeng...jengggg.... Wow.. keren air terjun ini memiliki dua aliran air dan pastinya lebih tinggi dari air terjun yang pertama. Kami pun tak melewatkan untuk berfoto-foto ria. Kami mendekat ke air terjun, betapa segarnya air nan jernih ini terasa di kaki. 

Air terjun ke-2 di Nglimut

Hari semakin siang, kami berjalan lagi, beberapa kali kami istirahat tapi kali ini treknya lebih menantang dengan jalanan terjal dan melewati hutan. Di tengah-tengah jalan kami melihat ada reruntuhan candi, tulisannya sih CANDI ARGOSOMO. Tapi kok nggak kelihatan seperti candi ya? 

Candi Argosomo

Lanjut lagi melewati jalanan sempit dan licin kami mendengar gemericik air. Beberapa meter di depan terlihat air terjun. Wow lagi ini air terjun paling tinggi di tempat wisata ini. Eh, ada orang pacaran lagi, yaudah kami gangguin suruh foto-foto kami aja hahahahaa..... Lelah mendaki dan berjalan kami istirahat sambil main air. Anginnya sejuk sekali tapi cukup kencang dan airnya dingin. Sinar mentari yang mengenai air terjun membentuk pelangi kecil, indah. 

Akhirnya sampai di air terjun ke-3, yang paling tinggi dan paling jauh di Nglimut

Pelangi di Air Terjun yang ke-3 di Limut

Sore hari, sebelum pulang  kami merendam kaki di kolam air panas berwarna coklat kekuningan dan tercium bau. Yap... kolam ini berisi air belerang panas. Di sini ada 2 kolam air panas dan 1 kolam air dingin. Fasilitasnya cukup lengkap yaitu kamar mandi, ruang ganti, warung, dan mushola.

Kolam air panas belerang

 Perjuangan dan rasa lelah kami terbayar oleh keindahan semua ini. Ini adalah perjalanan pertamaku melihat air terjun. Momen yang tak terlupakan. Mulai suka nih dengan air terjun. Mau jalan-jalan dan foto-foto lagi ah ke air terjun yang lain.  See you...

7 komentar:

  1. jadi pengen main lagi kesana bareng Anni dan Marya
    ayo siap jalan-jalan lagi...
    itu tiketnya hari libur 8 ribu tapi tiba-tiba berubah jadi 10 ribu

    BalasHapus
  2. Siap :-)
    Owh udah naik ya HTMnya..
    Senin kita ke curug 7 bidadari yeeeyeye

    BalasHapus
  3. Ok sip, gambarannya sudah jelas bisa d jadikan tujuan liburan kedepannya. :)

    BalasHapus
  4. jangan sampe liat orang pacaran yg aneh2 lagi...

    BalasHapus
  5. Aku di jak ya...hehe

    BalasHapus